Pemkab Bombana dan Pascasarjana UHO Gelar Sosialisasi Program Magister bagi ASN

Komentar
X
Bagikan

 

Chanel Tujuh,Bombana, – Pemerintah Kabupaten Bombana bekerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (PPs UHO) menggelar sosialisasi pendidikan jenjang Magister (S2) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bombana 6 Oktober 2025 .

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Direktur PPs UHO perihal penyelenggaraan sosialisasi program pascasarjana kepada calon mahasiswa dari kalangan ASN yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi tersebut.

Sosialisasi ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Bombana, Measa Laro, dan diikuti oleh perwakilan ASN dari masing-masing instansi, dengan kuota satu orang peserta per OPD. Mereka adalah ASN yang telah menyatakan minat dan kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dalam waktu dekat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Syukri Kasim, S.IP., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bombana dan Universitas Halu Oleo, khususnya dalam upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah daerah.

“Sosialisasi ini sangat penting dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada para ASN mengenai peluang, persyaratan, dan proses melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di UHO. Kita ingin ASN Bombana tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memiliki kualitas intelektual dan akademik yang memadai untuk menghadapi tantangan birokrasi modern,” ujar Syukri Kasim.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang sangat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemkab Bombana sangat mendukung setiap upaya peningkatan pendidikan ASN, termasuk dengan memberikan ruang dan informasi terkait studi lanjut di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Halu Oleo.

 

 

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, hadir langsung tim dari Program Pascasarjana UHO yang dipimpin oleh perwakilan akademik dan staf administrasi. Mereka memaparkan sejumlah informasi penting terkait program-program magister yang tersedia di UHO, baik di bidang ilmu sosial, ekonomi, hukum, pendidikan, hingga sains dan teknologi. Selain itu, dijelaskan pula mengenai mekanisme pendaftaran, syarat administrasi, sistem perkuliahan, serta skema pembiayaan yang memungkinkan ASN tetap bisa menempuh pendidikan tanpa mengganggu tugas dan tanggung jawab kedinasan.

Dalam sesi pemaparan materi, tim dari UHO juga menekankan bahwa pihak kampus siap memfasilitasi kebutuhan pembelajaran fleksibel bagi ASN yang ingin melanjutkan studi sambil bekerja. Beberapa program studi bahkan dirancang dengan sistem pembelajaran hybrid (tatap muka dan daring) agar lebih menyesuaikan dengan waktu kerja para mahasiswa dari kalangan profesional.

“Kami dari Program Pascasarjana UHO membuka lebar peluang bagi ASN di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Bombana, untuk bergabung dan meningkatkan kompetensi akademiknya. Kami menyadari bahwa ASN adalah ujung tombak pelayanan publik, dan kualitas pendidikan mereka berbanding lurus dengan kualitas tata kelola pemerintahan,” ujar salah satu pemateri dari pihak UHO.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari teknis pendaftaran, pembiayaan kuliah, metode kuliah di luar kota, hingga kemungkinan pemberian beasiswa atau kerja sama pendidikan antara Pemkab Bombana dan UHO. Diskusi berjalan dinamis, mencerminkan tingginya antusiasme ASN Bombana dalam mencari peluang peningkatan kapasitas melalui pendidikan tinggi.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan mengkoordinasikan data ASN yang berminat melanjutkan studi ke UHO dan memfasilitasi proses pengurusan izin belajar bagi ASN yang memenuhi syarat.

“Pemkab akan mendampingi proses ini secara administratif. Kami mengimbau kepada para ASN yang serius ingin melanjutkan S2 untuk segera melengkapi berkas dan mengikuti prosedur sesuai regulasi yang berlaku. Harapan kita tentu agar semakin banyak ASN Bombana yang memiliki gelar magister dan mampu menjadi motor penggerak inovasi di unit kerja masing-masing,” terang Syukri Kasim dalam sesi penutup.

 

 

Penyelenggaraan sosialisasi ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan kerja sama antara Pemkab Bombana dan Universitas Halu Oleo, khususnya dalam bidang pengembangan SDM. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang saling menguntungkan, baik bagi lembaga pendidikan tinggi maupun pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan peningkatan jumlah ASN bergelar magister dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas birokrasi. Selain itu, investasi di sektor pendidikan ini diyakini akan berdampak positif terhadap perbaikan kualitas perencanaan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan program pembangunan daerah.

Dengan sosialisasi ini, ASN Bombana diharapkan tidak hanya memahami peluang studi lanjut di Universitas Halu Oleo, tetapi juga terdorong untuk segera mengambil langkah konkret demi pengembangan karier dan kontribusi yang lebih optimal dalam pelayanan publik. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *